Penting nya laporan MCU multi period

Penting nya laporan MCU multi period

Pernah dapat laporan MCU Individu multi period?

Maksud saya pada kolom Tekanan Darah ada judul kolom 2014 | 2015| 2016| 2017| ?

Dan kolom Status kesehatan :

2014

Sehat

2015

Sehat dengan catatan medik

2016

Perlu pemerksaan lebih lanjut

2017

Sehat

???

MCU seharusnya demikian , bagaimana bisa mendeteksi dini perubahan status kesehatan jika laporan kesehatan hanya tahun terkini?

Anda akan dapat service seperti diatas di https://medika-ohc.co.id

 

 

Read More

Pemeriksaan Spirometri pada MCU

Pemeriksaan Spirometri pada MCU

Pemeriksaan Spirometri cukup ngetrend di paket MCU, sepertinya kalau sudah melakukan spirometri untuk karyawan sudah paripurna bener.

Tapi apa iya ?

Spirometri digunakan untuk menilai faal paru dengan menilai 3 hal :

  1. Mekanik paru
  2. Dinding dada
  3. Otot-otot pernapasan

Dengan mengukur jumlah volume udara yang dihembuskan dari kapasitas paru total (TLC) ke volume residu.

Indikasi pemeriksaan spirometri adalah :

  1. Diagnostik : skrining individu yang mempunyai risiko penyakit paru, mengukur fungsi paru pada individu yang mempunyai penyakit paru, menilai risiko preoperasi, menentukan prognosis penyakit yang berkaitan dengan respirasi dan menilai status kesehatan sebelum memulai program latihan.
  2. Monitor pengobatan paru.
  3. Evaluasi kecacatan.
  4. Skrining penyakit paru restriktif dn obstruktif.

Jadi pada MCU masuk ke poin no 4, pertanyaan selanjutnya ….sebelum MCU dan menentukan paket. Apakah memang ada bahaya potensial (potential hazard) yang menyebabkan paru restriksi atau obstruksi ?

Restriksi adalah sebagai berikut :

  1. Baju kesempitan
  2. Kegemukan
  3. Terganggunya pengembangan paru karena penyakit pleura
  4. Gangguan pada otot atau tulang dada
  5. Tumor pada dada

Obstruksi adalah :

  1. Asma
  2. Brokiektasis
  3. Penyakit Paru Obstruksi Kronik

Karena Medical Check Up dilaksanakan diperusahaan untuk mengetahui dampak dari pekerjaan atau lingkungan kerja maka pertanyaan selanjutnya adalah ….adakah potensi timbulnya penyakit paru restriksi dan obstruksi itu ?

Atau dengan kata lain apakah diperusahaan ada bahan berbahaya yang :

  1. Menyebab tumor daerah dada atau paru (restriksi)
  2. Menyebabkan mesotelioma (asbestosis) (restriksi)
  3. Silikosis (restriksi)
  4. Penebalan pleura (restriksi)
  5. Asma (obstruksi)
  6. PPOK (obstruksi)

Bisa dilihat di MSDS perusahaan.

Jangan salah sangka bahwa bahan kimia produksi dengan bau menyengat itu akan menyebabkan kelainan paru karena …belum tentu.

Bedakan dengan kecelakan kerja misal menghirup bahan kimia tersebut. Ini urusan kecelakan kerja bukan penyakit akibat kerja.

Bahan kimia tersebut bisa jadi mengambil rute masuk ketubuh lewat pernapasan tapi tidak menyebabkan kelainan paru, bahkan lebih banyak menyebabkan kelainan saraf.

Jadi kalau hanya debu digudang atau jalan saja apakah perlu sprirometri?

Untuk itu perlu Health Risk Assessment dulu sebelum menentukan paket spriometri atau tidak.

Ada certa lucu…begini..

Saya masuk diperusahaan baru, MCU meraka paket lengkap dengan audio dan spiro padahal bagian HO Office

Saya hapus audiometri dan spirometri nya karena tidak ada pajanan bahaya yang memerlukan pemeriksaan itu.

Salah satu karyawan marah – marah.

Kenapa spirometri dihapussss….saya kan pasien asmaaa…

Saya bilang disini tidak ada alasan karyawan diperiksa spirometri semua, kalau anda asma gunakan jatah berobat anda untuk ber spirometri ria.

 

sudahkuduga

 

 

 

Read More

Pengamatan Kesehatan Kerja (pengalaman pribadi)

Pengamatan Kesehatan Kerja (pengalaman pribadi)

Kesehatan Kerja atau biasa secara gaya disebut Occupational Health atau OH banyak didengungkan dan coba dilaksanakan di berbagai industri mulai dari padat karya sampai migas dan pertambangan.

Sejak 2001 an lah saya amati sebagai praktisi langsung karena selain dokter umum saya juga ambil S2 tentang Kesehatan Kerja di FKUI Bagian Kedokteran Komunitas.

Mata saya terbuka, saat ikut milis atau group WA.

Read More

Membuat Executive Summary MCU Bag. 2 (Selesai)

Membuat Executive Summary MCU Bag. 2 (Selesai)

Dalam rekapitulasi selanjutnya setelah Executive Summary adalah rinciannya.

Bisa di mulai dengan hasil pemeriksaan fisik yang penting.

Misalnya IMT :

imt

Berikan komentar brillian anda sebagai dokter perusahaan.

Selanjutnya mungkin Tekanan Darah:

Dengan Acuan international

 

Top number (systolic) in mm Hg Bottom number (diastolic) in mm Hg Category
Below 120 and Below 80 Normal blood pressure
Between 120-139 or Between 80-89 Prehypertension
Between 140-159 or Between 90-99 Stage 1 hypertension
160 or higher or 100 or higher Stage 2 hypertension

tekdrh

 

 

 

 

Tuliskan analisa dokter perusahaan untuk upaya tindak lanjutnya.

 

Demikian seterusnya.

 

Read More

Pajanan Formaldehid dalam gedung perkantoran

Pajanan Formaldehid dalam gedung perkantoran

Pendahuluan

Kualitas udara dalam ruang tertutup di ruang perkantoran tergantung pada kondisi gedung., jumlah orang, ventilasi dan peralatan didalamnya sebagai sumber polutan. Para karyawan menghabiskan 58 – 78 % waktunya dalam ruangan itu., sehingga kualitas udara dalam gedung yang mengandung polutan akan mempengaruhi kesehatan karyawan tersebut. Kualitas udara yang baik dalam ruang mengandung porsi yang sama seperti di alam.

Respon psikologis masing – masing karyawan terhadap kualitas udara berbeda-beda , oleh sebab itu perlu diketahui proporsi kualitas udara raung perkantoran yang seimbang dan aman seperti halnya kualitas udara dalam daerah industri.

Read More

Membuat Executive Summary MCU Bag. 1

Membuat Executive Summary MCU Bag. 1

Kalau membuat rekapitulasi MCU masal meski cuma 100 atau 200 peserta sama saja dengan membuat ribuan peserta.

Yang perlu diperhatikan adalah kevalidan data dan strukturnya serta kemampuan mengolah dalam spreadsheet misalnya MS Excel.

Yang membuat Rekapitulasi adalah Dokter Perusahaan (OH Doctor) atau Dokter OH dari Penyedia Jasa MCU nya.

Lihat disini untuk metoda analisa nya.

Karena yang baca level Executive ada baiknya kita cantumkan pertama kali apa yang Excutive perusahaan inginkan antara lain :

Executive Summary

Buat pendahuluan duu tentang waktu, lokasi dan peserta MCU.

  1. Sebaran peserta berdasarkan departemen, umur dan jenis kelamin.
  2. Berapa persen yang ikut dari seluruh yang didaftarkan.
  3. Berapa persen yang Sehat atau Fit dan berapa yang Unfit atau yang diantara keduanya. Fit tidak Unfit juga tidak.
  4. Apakah ada dugaan penyakit akibat kerja yang ditemukan?
  5. Apakah ada penyakit parah atau penyakit menular ?

Contoh sebaran peserta MCU berdasarkan Deparemen, Umur dan Jenis Kelamin.

jumlah peserta

 

 

 

 

 

Penentuan rentang umur saya pakai 5 tahun, jika pada kelompok umur tertentu banyak maka saya perkecil jadi 3 tahun.

Pengelompokan departemen kadang juga pengelompokan berdasarkan site pabrik atau tempat kerja misalnya diperusahaan tabang yang memiliki 10 site sekaligus yang kadang memiliki perbedaan istilah departemen.

Lebih baik rekapitulasi dibuat mengikuti apa nomenklatur depertemen yang ada.

Jika ingin lebih detail atau turunan unit kerja dari departemen bisa dicantumkan setelah excutive summary saja.

Presentase karyawan sebagai peserta biasanya diketahui dari beberapa item pemeriksaan misalnya :

  1. Karyawan yang hamil dan tidak ikut Rontgen.
  2. Urine tidak dikumpulkan.
  3. Tidak ikut pemeriksaan fisik atau laboratorium.
  4. Atau tidak ikut sama sekali karena cuti atau mangkir.

Presentase Sehat (Fit), Sehat dengan catatan medik dan Perlu pemeriksaan lebih lanjut perlu “Standar Penetapan Fitness Status” . Detail Fitness Status nanti saya share cuma agak banyak dan spesifik menurut jenis industri atau pekerjaan nya.

Saya mengunakan hanya :

  1. Sehat
  2. Sehat dengan catatan medik
  3. Perlu pemeriksaan lebih lanjut

Sehat adalah tidak ada kelainan yang ditemukan berdasarkan item pemeriksaannya.

Sehat dengan catatan medik artimya kelainan ringan yang tidak akan mengganggu pekerjaan seperti misalnya, hipertensi ringan, Asam urat 7,2 atau Hemoroid grade I. Penentuan ini terserah dokter perusahaan karena dia yang tahu persyaratan pekerjaan yang di syaratkan.

Perlu pemeriksaan lebih lanjut sebenarnya Un Fit , tapi karena MCU bersifat sesaat dan satu waktu maka perlu satu step lagi untuk menentukan Un Fit yaitu pemeriksaan ulang atau langsung minta pendapat spesialis tentang penegakan diagnosis nya.

fitunfit

 

 

 

Untuk absensi hadir tidak hadir , mengumpukan spesimen atau tidak dirangkum setelah jadwal MCU ditutup.

Hal ini penting dilakukan mengingat penagihan dan kontinuitas MCU individu.

 

Read More

Fitness Status

Fitness Status

Berkali saya diminta untuk membuat standar Fit/layak kerja pada karyawan baru berdasarkan hasil MCU karyawan baru.

Sambil memandangi muka orang yang meminta tersebut dalam – dalam saya mikir, ini pasti karena sebagian besar orang tidak paham pola pikir seorang dokter dalam menentukan Fitness Status karyawan baru.

Jika saya membuat standar dari hasil MCU dengan sekitar 90 item pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang lainnya maka berapa banyak dan bagaimana caranya menentukan Fit atau tidak.

Jika dibuat satu persatu tentunya sangat janggal karena Fit tidaknya seseorang tidak dilihat dari satu persatu hasil Laboratorium atau pemeriksaan karena akan menjadi tidak wajar jika seorang kandidat dibuat Unfit hanya karena Kolesterol 250 mg/dL, atau karena Hematokrit 50 %.

Dijelaskan bagaimana pun manajemen tidak mengerti juga dan tetap meminta standar Fit karyawan baru.

Read More